Jumat, 10 Agustus 2018

Resensi Novel Dilan Tahun 1990 (Tugas Bahasa Indonesia)


Nama   : Silvia Unasanta br Sembiring
Kelas   : XII IPS 2
RESENSI
DILAN, DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990
1.IDENTITAS NOVEL
Judul Novel                : Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis                        : Pidi Baiq
Penerbit                      : Pastel Books
Tahun terbit              : 2014
Kota terbit                 : Bandung
Jumlah halaman        : 332 halaman
Cetakan                      : Cetakan 1
2.SINOPSIS
Dia adalah Dilanku tahun 1990 mengisahkan tentang kisah cinta 2 anak remaja. Namanya Milea,gadis SMA yang cantik yang merupakan murid pindahan ke salah satu SMA di Bandung. Dan Dilan pemuda SMA yang sangat nakal merupakan salah satu anggota geng motor,namun dia juga seseorang yang baik hati. Dilan hadir dan sempurna masuk kedalam kehidupan Milea secara tiba tiba. Dilan mencintai Milea dan Milea sudah tau semenjak pertama kali mereka bertemu di sekolah. Dilan sendiri juga yang mengatakan : sejak sore kemarin,aku sudah mencintaimu. Dan cara Dilan menunjukkan rasa cintanya juga sedikit unik sehingga membuat Milea suka akan hal itu. Kisah ini ditulis dengan menunjukkan kesan yang romantis oleh Pidi Baiq, kita bahkan bisa merasakan kisah cinta sepasang remaja tersebut.
3.ANALISIS UNSUR INTRINSIK
Tema                          : Percintaan
Latar                          : -Tempat         : sekolah,warung bi eem,rumah Milea,rumah Dilan,Jakarta.
                                      -Waktu          : pagi,siang,sore dan malam.
                                      -Suasana        : bahagia,sedih,dan menegangkan.
Penokohan                 :-Protagonis     : Milea,Dilan
                                     -Tritagonis      : Ibu Milea,Ayah Milea,Airin,Disa,Bik Asih,Rani,Wati,Ibu Dilan,Pian,Disa,Pak Suripto,Bi Eem.
                                     -Antagonis     : Anhar dan Beni
                                     -Tokoh Badut : Nandan dan Kang Adi.
Alur                            : alur mundur,karena di novel ini Milea menceritakan kisah percintaanya di tahun 1990.
Sudut pandang          : sudut pandang orang pertama “Aku”, dan orang ketiga “Milea”
Gaya Bahasa             : Bahasa yang digunakan dalam novel ini tidak menggunakan bahasa yang baku,melainkan bahasa sehari hari sehingga mudah dimengerti, tapi dalam novel ini ada beberapa menggunakan bahasa sunda sebagai penguat karna berada di daerah Bandung.
Amanat                      : Amanat pada novel ini yaitu mengajarkan bahwa kesederhaan dalam kehidupan  merupakan bagian dari kebahagiaan bagi manusia, selain itu kita harus bersikap baik dan menghormati perempuan karena memang sudah menjadi tugas laki laki melindungi hak seorang perempuan dan didalam novel ini mengajarkan bahwa segala sesuatu yang berasal dari niat akan membuahkan hasil yang tidak akan mengkhianati usaha usaha yang dilakukan.
4.ANALISIS UNSUR EKSTRINSIK
Nilai Moral                             :- Dilan adalah anak yang bertanggung jawab atas perkataannya.
(Dilan mengatakan “Aku mau datang kerumahmu malam ini”,dan malamnya Dilan benar benar datang walaupun Milea mengatakan bahwa ayahnya galak)
                                                 -Milea merupakan anak yang patuh terhadap orangtua.
(Saat Kang Adi datang kerumahnya untuk menjemput Milea,namun pada saat itu Milea menolak untuk ikut, tapi pada saat Ayahnya menyuruh Milea untuk ikut saat,pada saat itu juga Milea langsung menurut terhadap Ayahnya).
Nilai Sosial                             :-Adanya rasa setia kawan satu sama lain.
(Pada saat Milea sakit,teman temannya datang kerumah untuk menjenguk Milea)
                                                 -Menggunakan bahasa yang sopan saat berbicara.
(Pada saat Milea berbicara dengan orang tuanya maupun dengan Bunda Dilan,dia menggunakan bahasa yang sopan “Bentar ya bunda,Lia ambil tas dulu”)
Nilai Agama                           : Sebagai seorang muslim,Dilan dan Milea mengucapkan salam saat bertemu atau pun ingin berpisah satu sama lain.
(Assalamualaikum dan Walaikumssalam)
Nilai Budaya                          : Mereka masih menggunakan bahasa Sunda dalam sehari hari.
(“Naon ieu teh”kata Wati kepada Milea,”Ceuk si eta mah,ieu imah urang ceunah,Wat?”jawab Dilan,jawab Dilan kepada Wati.)
Nilai Ekonomi                        : Milea menjelaskan tentang deskripsi rumahnya yang menunjukkan bahwa dia adalah seseorang yang berkecukupan)
(Rumah yang berukuran type 70 itu kemudian menjadi milik ibuku sepenuhnya ,ada halaman didedepannya meskipun tidak luas)
Nilai Pendidikan                    : Mereka mengikuti upacara,mengikuti jam pelajaran di sekolah seperti biasanya,dan juga mengikuti tes cerdas cermat.
5.KEKURANGAN
-Humor humor yang terdapat dalam novel Dilan menggunakan bahasa bahasa yang berkaitan dengan kata kata berlatar tahun 1990 sehingga membuat pembaca yang bukan merupakan angkatan tahun 1990 sedikit kesulitan.
-Beberapa kalimat berkesan tidak nyambung ataupun aneh barangkali karena berlatar tahun 1990.
-Novel ini tidak disarankan dibaca oleh semua kalangan,karena tidak semua kalangan umur diperbolehkan membaca novel bergenre romantic.
-Deskripsi mengenai tokohnya tidak dijelaskan terlalu mendalam contohnya seperti ciri ciri fisik tokoh dalam novel.
6.KELEBIHAN
-Bahasa yang digunakan sangat sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca.
-Cover dari novel tersebut menarik karena ditambahkan dengan gambar.
-Kalimat kalimat yang dicantumkan dapat membuat pembaca terbawa suasana.
-Tulisan dalam novel cukup besar sehingga mudah untuk dibaca
-Banyak pesan moral ataupun amanat yang dapat ditiru
-Banyak terdapat ilustrasi gambar di beberapa halaman membuat pembaca mudah membayangkan kejadian sehinggga membuat novel ini berbeda dengan novel lainnya.
-Membuat para pembaca yang sudah tamat dari SMA dapat bernostalgia kembali mengenai kisah percintaan SMA di tahun 1990-an.
7.KESIMPULAN
Menurut saya novel ini merupakan novel yang sangat menarik dan cocok dibaca untuk anak remaja dan dewasa dan juga novel ini layak dibaca karena mengandung banyak amanat dan kesederhaan yang dilakukan oleh setiap tokoh,serta novel ini juga menggunakan bahasa yang tidak sulit dipahami karena menggunakan bahasa sehari hari yang membuat para pembaca tertarik untuk membacanya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Resensi Novel Dilan Tahun 1990 (Tugas Bahasa Indonesia)

Nama    : Silvia Unasanta br Sembiring Kelas    : XII IPS 2 RESENSI DILAN, DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990 1.IDENTITAS NOVEL Judul...