Nama : Silvia Unasanta br Sembiring
Kelas : XII IPS 2
RESENSI
DILAN,
DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990
1.IDENTITAS NOVEL
Judul Novel : Dilan, Dia Adalah Dilanku
Tahun 1990
Penulis : Pidi Baiq
Penerbit : Pastel Books
Tahun terbit : 2014
Kota terbit : Bandung
Jumlah halaman : 332 halaman
Cetakan : Cetakan 1
2.SINOPSIS
Dia
adalah Dilanku tahun 1990 mengisahkan tentang kisah cinta 2 anak remaja.
Namanya Milea,gadis SMA yang cantik yang merupakan murid pindahan ke salah satu
SMA di Bandung. Dan Dilan pemuda SMA yang sangat nakal merupakan salah satu
anggota geng motor,namun dia juga seseorang yang baik hati. Dilan hadir dan
sempurna masuk kedalam kehidupan Milea secara tiba tiba. Dilan mencintai Milea
dan Milea sudah tau semenjak pertama kali mereka bertemu di sekolah. Dilan
sendiri juga yang mengatakan : sejak sore
kemarin,aku sudah mencintaimu. Dan cara Dilan menunjukkan rasa cintanya
juga sedikit unik sehingga membuat Milea suka akan hal itu. Kisah ini ditulis
dengan menunjukkan kesan yang romantis oleh Pidi Baiq, kita bahkan bisa
merasakan kisah cinta sepasang remaja tersebut.
3.ANALISIS UNSUR INTRINSIK
Tema :
Percintaan
Latar : -Tempat : sekolah,warung bi eem,rumah
Milea,rumah Dilan,Jakarta.
-Waktu : pagi,siang,sore dan malam.
-Suasana :
bahagia,sedih,dan menegangkan.
Penokohan :-Protagonis : Milea,Dilan
-Tritagonis :
Ibu Milea,Ayah Milea,Airin,Disa,Bik Asih,Rani,Wati,Ibu Dilan,Pian,Disa,Pak
Suripto,Bi Eem.
-Antagonis :
Anhar dan Beni
-Tokoh Badut : Nandan dan Kang Adi.
Alur : alur
mundur,karena di novel ini Milea menceritakan kisah percintaanya di tahun 1990.
Sudut pandang : sudut pandang
orang pertama “Aku”, dan orang ketiga “Milea”
Gaya Bahasa : Bahasa yang digunakan dalam novel ini tidak menggunakan
bahasa yang baku,melainkan bahasa sehari hari sehingga mudah dimengerti, tapi
dalam novel ini ada beberapa menggunakan bahasa sunda sebagai penguat karna
berada di daerah Bandung.
Amanat : Amanat pada novel
ini yaitu mengajarkan bahwa kesederhaan dalam kehidupan merupakan bagian dari kebahagiaan bagi
manusia, selain itu kita harus bersikap baik dan menghormati perempuan karena
memang sudah menjadi tugas laki laki melindungi hak seorang perempuan dan didalam
novel ini mengajarkan bahwa segala sesuatu yang berasal dari niat akan
membuahkan hasil yang tidak akan mengkhianati usaha usaha yang dilakukan.
4.ANALISIS UNSUR EKSTRINSIK
Nilai Moral :- Dilan
adalah anak yang bertanggung jawab atas perkataannya.
(Dilan
mengatakan “Aku mau datang kerumahmu malam ini”,dan malamnya Dilan benar benar
datang walaupun Milea mengatakan bahwa ayahnya galak)
-Milea merupakan anak yang patuh terhadap
orangtua.
(Saat
Kang Adi datang kerumahnya untuk menjemput Milea,namun pada saat itu Milea
menolak untuk ikut, tapi pada saat Ayahnya menyuruh Milea untuk ikut saat,pada
saat itu juga Milea langsung menurut terhadap Ayahnya).
Nilai Sosial :-Adanya
rasa setia kawan satu sama lain.
(Pada
saat Milea sakit,teman temannya datang kerumah untuk menjenguk Milea)
-Menggunakan bahasa yang sopan saat berbicara.
(Pada
saat Milea berbicara dengan orang tuanya maupun dengan Bunda Dilan,dia
menggunakan bahasa yang sopan “Bentar ya bunda,Lia ambil tas dulu”)
Nilai Agama : Sebagai
seorang muslim,Dilan dan Milea mengucapkan salam saat bertemu atau pun ingin
berpisah satu sama lain.
(Assalamualaikum
dan Walaikumssalam)
Nilai Budaya : Mereka
masih menggunakan bahasa Sunda dalam sehari hari.
(“Naon
ieu teh”kata Wati kepada Milea,”Ceuk si eta mah,ieu imah urang
ceunah,Wat?”jawab Dilan,jawab Dilan kepada Wati.)
Nilai Ekonomi : Milea
menjelaskan tentang deskripsi rumahnya yang menunjukkan bahwa dia adalah
seseorang yang berkecukupan)
(Rumah
yang berukuran type 70 itu kemudian menjadi milik ibuku sepenuhnya ,ada halaman
didedepannya meskipun tidak luas)
Nilai Pendidikan
: Mereka
mengikuti upacara,mengikuti jam pelajaran di sekolah seperti biasanya,dan juga
mengikuti tes cerdas cermat.
5.KEKURANGAN
-Humor
humor yang terdapat dalam novel Dilan menggunakan bahasa bahasa yang berkaitan
dengan kata kata berlatar tahun 1990 sehingga membuat pembaca yang bukan
merupakan angkatan tahun 1990 sedikit kesulitan.
-Beberapa
kalimat berkesan tidak nyambung ataupun aneh barangkali karena berlatar tahun
1990.
-Novel
ini tidak disarankan dibaca oleh semua kalangan,karena tidak semua kalangan
umur diperbolehkan membaca novel bergenre romantic.
-Deskripsi
mengenai tokohnya tidak dijelaskan terlalu mendalam contohnya seperti ciri ciri
fisik tokoh dalam novel.
6.KELEBIHAN
-Bahasa
yang digunakan sangat sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca.
-Cover
dari novel tersebut menarik karena ditambahkan dengan gambar.
-Kalimat
kalimat yang dicantumkan dapat membuat pembaca terbawa suasana.
-Tulisan
dalam novel cukup besar sehingga mudah untuk dibaca
-Banyak
pesan moral ataupun amanat yang dapat ditiru
-Banyak
terdapat ilustrasi gambar di beberapa halaman membuat pembaca mudah
membayangkan kejadian sehinggga membuat novel ini berbeda dengan novel lainnya.
-Membuat
para pembaca yang sudah tamat dari SMA dapat bernostalgia kembali mengenai
kisah percintaan SMA di tahun 1990-an.
7.KESIMPULAN
Menurut
saya novel ini merupakan novel yang sangat menarik dan cocok dibaca untuk anak
remaja dan dewasa dan juga novel ini layak dibaca karena mengandung banyak
amanat dan kesederhaan yang dilakukan oleh setiap tokoh,serta novel ini juga
menggunakan bahasa yang tidak sulit dipahami karena menggunakan bahasa sehari
hari yang membuat para pembaca tertarik untuk membacanya).